Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Syiah Menjawab’ Kategori

Mereka semua itu sebenarnya telah mengambil cerita Abdullah ibn Saba’ dari satu sumber yaitu; Sayf ibn Umar at-Tamimi dalam bukunya “al-Futuh al-kabir wa al-riddah dan al-Jamal wal-masir Aishah wa Ali”. Dari cerita Sayf inilah beberapa orang penulis telah mengambil cerita Abdullah ibn Saba’ tersebut. Padahal pribadi Sayf adalah seorang penulis yang tidak dipercaya oleh kebanyakan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Hakekat Taqiyah versi Syiah

Beberapa pihak melancarkan kritik terhadap pihak Syi’ah dengan mengatakan bahawa melakukan taqiyah dalam agama adalah bertentangan dengan nilai keberanian. Pemikiran yang paling sederhana sekalipun akan menunjukkan bahawa tuduhan itu salah, sebab taqiyah harus dipraktikkan dalam keadaan orang tersebut menghadapi sesuatu bahaya yang tidak dapat ditolak dan dilawankan. Perlawanan terhadap bahaya semacam itu dan kegagalan untuk [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ada beberapa poin yang sering dituduhkan para pembenci Syiah untuk memprovokasi kaum muslimin agar turut mengikuti langkah mereka dengan menyebarkan fitnah-fitnah terhadap Syiah.

Untuk mentranslate bahasa

Pendapat Bada’ ini sebenarnya juga diyakini oleh Ahlussunnah Waljama’ah seperti juga Syi’ah. Namun mengapa Syi’ah yang menjadi sasaran cemoohan dan bukan Ahlussunnah yang berpendapat bahwa Allah SWT merubah hukum-hukum dan menukar ajal dan rizki?

Untuk mentranslate bahasa

Syiah adalah Rafidhah?

Pada masa kekuasaan kerajaan Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah para pecinta Ahlul-Bait sangat ditekan. Tekanan atas Syiah yang dilancarkan oleh kedua dinasti tadi menggunakan berbagai cara, termasuk propaganda julukan Rafidhah. Tujuan propaganda tersebut adalah untuk mengisolir para Syiah dari saudara-saudaranya sesama muslim. Namun tidak sepenuhnya propaganda itu terlaksana dengan baik. Terbukti ada beberapa pribadi Syiah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ia (Jabir) mengatakan: “Melalui diriku hadis tersebut didapat, kita telah melakukan mut’ah bersama Rasulullah (saww) juga bersama Abu bakar, akan tetapi setelah berkuasanya Umar, ia (Umar) pun mengumumkannya pada masyarakat dengan ucapan: “Sesungguhnya Al-Qur’an tetap posisinya sebagai Al-Qur’an sedang Rasulullah (saww) tetap sebagai Rasul, ada dua jenis mut’ah yang ada pada zaman Rasul; haji mut’ah [...]

Untuk mentranslate bahasa